![]() |
| Source:honestdocs.com |
Pengertian Kanker Usus Besar
Kanker usus besar adalah kanker atau adanya sebuah massa abnormal yang mengenai usus besar. Usus besar merupakan bagian usus paling akhir dari sebuah sistem pencernaan.Kanker usus besar biasanya mengenai pada orang dewasa.Muncul awalnya sebagai benjolan kecil jinak berupa polip yang dalam berjalannya waktu benjolan tersebut bertransformasi menjadi ganas.
Gejala Kangker Usus Besar
Pada tahap awal,pengidap kangker usus besar biasanya tidak merasakan gejala.Gejala yang timbul biasanya tidak bergantung pada jumlah, letak benjolan dan ukuran.Tanda dan gejala yang biasanya timbul antara lain:
.Perubahan menetap pola buang air besar, dapat berupa diare atau konstipasi.
.Perdarahan pada anus,atau adanya darah dalam feses.
.Rasa tidak nyaman pada perut yang bersifat menetap seperti kram,nyeri atau penimbunan gas.
.Timbul rasa lelah yang tidak dapat di jelaskan penyebabnya.
.Penurunan berat badan tanpa sebab.
Penyebab Kanker Usus Besar
Secara umum,kanker usus besar dimulai ketika sel-sel yang sehat di usus besar, mengalami perubahan susunan DNA karena mutasi. DNA adalah sumber imformasi dari suatu sel yang berisikan apa saja yang harus dilakukan oleh sebuah sel.
Pada kangker,DNA ini berisi instruksi untuk terus melakukan pembelahan,Sehingga terbentuk massa abnormal. mutasi yang dapat menyebabkan kerusakan DNA biasanya disebabkan oleh zat-zat dari luar tubuh yang dapat memicu kerusakan DNA dan kanker (zat karsinogenik)
Faktor Resiko kanker Usus Besar
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kangker usus besar,yaitu:
.Usus tua,kanker usus besar dapat terdiagnosis pada segala usia,namun sebagian besar kanker usus besar terjadi pada usia lebih dari 50 tahun.
.Riwayat kanker usus besar atau polip usus besar, riwayat kanker usus besar sebelumnya atau pernah mengidap polip pada usus besar dapat meningkatkan kejadian kangker usus besar.
.Kondisi peradangan kronik pada usus besar,peradangan kronis pada usus besar seperti penyakit kolitis ulselatif atau penyakit crohn meningkatkan risiko kanker usus besar.
.Faktor keturunan,riwayat kanker usus besr pada kelurga meningkatkan risiko pada keturunannya.
.Diet tinggi lemak,beberapa penelitian menunjukan peningkatkan risiko kanker usus besar pada orang dengan diet tinggi lemak pada daging merah dan daging olahan.
.Diabetes.orang dengan diabetes atau resistensi insulin memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya kanker usus besar.
.Obesitas,orang dengan obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi pada kanker usus besar dibandingkan pada orang dengan berat badan normal.
.Rokok,rokok dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.
.Alkohol, tingginya konsumsi alkohol meningkatkan risiko kanker usus besar.
Pencegahan Kanker Usus Besar
Dokter dapat merekomendasikan pada orang dengan risiko kanker usus besar untuk melakukan skrining setelah usia 50 tahun. Perubahan gaya hidup dapat di lakukan untuk menurunkan risiko kanker kolon,yaitu:
.Konsumsi buah-buahan ,sayur,dan serat tinggi.Vitamin,mineral dan antioksidan yang terkandung dalam makanan tersebut dapat berperan dalam menurunkan risiko kanker.
.Kurangi atau stop konsumsi alkohol.
.Setop merokok.
.Olahraga rutin setiap hari, Minimal sebanyak 30 menit setiap hari. Jika belum terbiasa melakukan olahraga sebelumnya, olahraga dapat di lakukan perlahan hingga tercapai 30 menit setiap hari.
.Menjaga berat badan ideal. Berat badan yang ideal dapat menurunkan risiko untuk berbagai penyakit termasuk kanker usus besar.
Pengobatan Kanker usus Besar
Terapi kanker usus besar sangat beragam tergantung pada tingkat keparahan dan gejala yang di alami pengidapnya.Secara umum terapi yang dapat dilakukan sebagai berikut:
.Pembedahan minimal,dilakukan pada kanker stadiun awal dengan masa yang sangat kecil. Dengan melakukan kolonoskopi massa tersebut dapat di ambil melalui sebuah sayatan minimal.
.Kolektomi,pada masa kanker yang lebih besar,sebagian area usus besar dapat dipotong kemudian pada sisi yang normal direkatkan kembali.
.Kemoterapi, dilakukan dengan memasukan sejumlah obat-obatn yang berfungsi untuk menghancurkan sel kanker.
.Radioterapi, dilakukan dengan memaparkan radiasi sinar x untuk menghancurkan sel kanker.
. Imoneterapi, dilakukan dengan memasukan sel imun rekombinan yang telah dibuat sebelumnya, untuk membantu sel imun tubuh melawan sel kanker.
.Terapi supotif, dilakukan untuk meredakan nyeri yang disebabkan oleh kanker usus besar. Terapi suportif dapat pula digunakan untuk memperbaiki kualitas hidup pengidap kanker usus besr.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami keluhan serupa,segera perisakan diri kepada dokter untuk melakukan uji skrining. agar lebih mudah, kamu bisa langsung melakukan pemeriksaan di rumah sakit tanpa harus antri.Kamu hanya perlu membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan.

Comments
Post a Comment