Gejala Jerawat batu

Source:hellosehat.com


Jerawat Batu :Gejala,Penyebab,Cara mengatasi,dll


Apakah Anda pernah mengalami jerawat batu? Jerawat batu adalah jenis jerawat parah akibat penyumbatan pori-pori yang menyebabkan peradangan yang serius pada kulit. Ketahui apa itu jerawat batu,penyebab,gejala,cara mengatasi,dll.

Apa Itu Jerawat Batu?

Jerawat batu adalah jenis jerawat paling parah yang diakibatkan oleh sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori lalu menyebabkan peradangan dan infeksi serius dalam kulit. Faktor lain penyebab jerawat ini juga karena adanya perubahan hormon pada masa pubertas.

Jerawat batu memiliki ciri utama benjolan merah lembut dengan rasa gatal,sakit,hingga bernanah yang dapat terjadi di segala jenis kulit mati,bakteri,dan minyak lebih mudah terjebak di pori-pori kulit.

Jenis jerawat ini dapat di alami oleh siapa saja namun paling umum menyerang anak remaja, dewasa muda,wanita,dan orang-orang yang mengalami ketidakseimbangan hormon.Berdasarkan data,80%penderita cystic acne berusia antara 11 dan 30 tahun.

Jerawat batu berbeda dengan jerawat biasa.Jerawat ini bisa sangat menyakitkan dan tidak bisa sembuh dengan sendirinya.Apabila pori-pori pecah,jerawat ini mungkin akan menyebar menjadi lebih banyak jerawat baru dan bertahan selama bertahun-tahun apabila tidak diobati.

Beberapa kasus jerawat batu juga sulit diatasi dan harus di obati di dokter kulit.Berdasarkan laporan Centers for Disease Control and Prevention(CDC),alasan utama orang berkonsultasi ke dokter kulit adalah untuk mengatasi jerawat batu.
Source:doktersehat.com


Gejala Jerawat Batu 

Jerawat menimbulkan gejala yang mudah terlihat terutama di kulit wajah.Sementara gejala jerawat batu yang paling parah adalah timbulnya benjolan dan nodul bersama papula dan pustula inflamsi atau jerawat bernanah.

Gejala lainnya meliputi:

.Benjolan besar merata tanpa mata putih jerawat.
.Benjolan jerawat lembut dan menyakitkan saat disentuh.
.Benjolan besar kemerahan berisi nanah.
.Setelah jerawat matang,nanah akan keluar.
.Nanah yang keluar mungkin akan menyebar kejaringan kulit di sekitarnya.

Jerawat ini paling umum terjadi di bagian kulit wajah,namun dapat juga berkembang di dada,leher,punggung,lengan,dan belakang telinga.

Kondisi jangka panjang juga meningkatkan risiko timbulnya jaringan parut atau bekas luka pada kulit,seperti:

.Bekas luka berupa lubang-lubang kecil yang dalam.
.Bekas luka merah atau noda hitam.
.Bekas kulit berlubang lebih besar.

Selain itu,pertumbuhan jerawat parah juga menimbulkan tekanan psikologis dan emosinal akibat kerusakan kulit serius yang mengaruhi penampilan seseorang.Sebagian besar kasus jerawat batu di sarankan untuk diobati ke dokter kulit.

Penyebab jerawat Batu

penyebab jerawat batu pada setiap orang tidak dapat di pastikan,namun berikut ini adalah penyebab yang paling umum:

1.Penyumbatan Pori-Pori

Penyumbatan pori-pori terjadi akibat produksi sebum dan pertumbuhan sel-sel kulit yang berlebihan. Sebelum sebenarnya berfungsi untuk membantu melindungi folikel rambut dan kulit,namun produksi yang abnormal malah akan menyumbat pori-pori.

Selain itu,jenis kulit berminyak juga meningkatkan risiko penyumbatan pori-pori akibat minyak,bakteri,dan sel-sel kulit mati yang terjebak di dalam kulit dan memicu timbulnya peradangan jerawat biasa hingga jerawat batu.

2.Perubahan Hormon 

Hormon androgen adalah hormon utama yang meningkat di usia remaja.Hormon ini berpengaruh pada kulit,meningkatkan produksi sebum dan sel-sel kulit,hingga menyebabkan penyumbatan      pori-pori dan memicu jerawat.

Perubahan hormon tidak hanya terjadi pada remaja,namun  juga pada wanita hamil,gejala menopose,siklus menstuasi,atau sindrom ovarium polikistik.Gejala jerawat umum terjadi pada orang yang mengalami perubahan hormon.

Faktor Resiko Jerawat Batu

Berikut ini adalah faktor-faktor yang meningkatkan risiko anda mengalami jerawat batu,yaitu:

.Faktor genetik.
.Penggunaan kosmetik,pembersih,atau perawatan kecantikan lainnya yang tidak sesuai dengan jenis kulit wajah.
.Pengaruh tingkat kelembapan kulit.
.Efek samping beberapa obat dan bahan kimia seperti kortikosteroid,litium,fenitoin,dan isoniazid.
.Penggunaan jenis kontrasepsi yang dominan kandungan hormon progesteron.

Beberapa faktor tersebut diduga memicu timbulnya jerawat batu,terutama akibat riwayat keluarga.

Komplikasi Jerawat Batu 

komplikasi yang mungkin terjadi dari kondisi jerawat ini adalah timbulnya jaringan parut atau bekas luka yang sulit untuk di atasi.

Selain itu,Komplikasi lainnya juga mungkin terjadi akibat efek samping obat-obatan seperti kulit ruam atau kerusakan kulit nekrolisis epidermal toksik.Nekrolisis epidermal toksik adalah kerusakan kulit yang jarang terjadi namun sangat mengancam jiwa.

Kapan Harus ke Dokter kulit?

Mengingat jerawat batu adalah jenis jerawat dengan gejala yang paling parah,Sebagian besar kasus jerawat batu hanya dapat di atasi dengan pengobatan dan perawatn langsung ke dokterkulit.Bila di biarkan,jerawat ini dapat bertahan dalam durasi yang lama dan kadang dapat pula meninggalkan bekas luka yang sulit dihilangkan.

Jerawat ini juga sulit di hoilangkan dengan perawatan biasa di rumah,jadi sedini mungkin harus di konsultasikan ke dokter kulit untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah penyebaran jerawat ke jaringan kulit sekitarnya.Perawatan kulit ini juga membutuhkan waktu yang cukup panjang dan berkelanjutan sampai semua jerawat sembuh.

Selain menyembuhkan jerawat batu dengan perawatan medis,dokter kulit juga akan melakukan perawatan untuk mencegah jerawat kambuh lagi.












Comments