Gejala Kangker Kelenjar Getah Bening

Source:Galena.com



Ciri-ciri  dan Gejala Kangker Kelenjar Getah Bening

ada banyak gejala kangker getah bening yang di alami oleh penderitanya,namun tanda yang paling mudah diamati adalah munculnya benjolan di satu atau beberapa daerah kelenjar getah bening berada, misalnya  di leher,ketiak,ataupun selangkangan.

Apa sih Sebenarnya Kangker getah bening ituh ?

Kangker getah bening atau limfoma merupakan kangker yang berkembang dari jaringan limfoid (kelenjar getah bening) yang mencakup sistem limpatik dan kekebalan tubuh yang di tandai dengan proliferasi atau pertumbuhan tak terkendali dari sel-sel asli jaringan limfoid.

Terjadinya kangker di kelenjar di getah bening juga dapat berasal  dari penyebaran kangker dari orang lain.Hati-Hati dengan benjolan di leher bisa jadi itu gejala kangker getah beninglronisnya, sebagian besar penderita kaker getah bening baru menyadari ketika sudah memasuki setadium lanjut.

Kondisi inilah yang kerap menyulitkan penyemuhannya.Untuk itu ,mengetahui gejala kangker getah bening sedari awal begitu pentingnya meningkatkan persentase kesembuhannya.

Kenali jenis-jenis Kangker Getah Bening Hal penting yang juga perlu di ketahui adalah jenis-jenis kangker getah bening,karena hal ini akan menentukan terapi dan tingkat kesembuhannya.

Berdasar kan gambaran histopatologisnya pada pemeriksaan jaringan getah bening di laboratorium, kangker getah bening di bagi kedalam dua jenis,yakni limfoma Hodgkin dan limfoma non -Hodgkin.

Dibandingkan dengan limfoma Hodkin,limfoma non-Hodkin lebih sering terjadi dengan jumlah penderita yang hampir 10 kali lebih banyak.Penderitanya pun rata-rata berusia 50 taun ke atas. Sedangkan pada limfoma Hodgkin,lebih sering di jumpai pada kelompok usia yang relatif muda antara 15-24 tahun atau yang berusia di atas 60tahun.

limfoma Hodgkin lebih cenderung timbul di tubuh bagian atas seperti leher,ketiak,atau dada. Berbeda dengan limfoma non-Hodakin yang dapat timbul di kelenjar getah bening di seluruh tubuh dan sebagian besar penderitanya baru terdiagnosa pada setadiun lanjut.

Comments